Beranda > Terbaru > KEBOHONGAN SYIAH (IMAM MAHDI ANAK IMAM HASAN AL-‘ASKARI)

KEBOHONGAN SYIAH (IMAM MAHDI ANAK IMAM HASAN AL-‘ASKARI)

Salah satu pokok aqidah Syi’ah Imamiyah 12 adalah kewajiban untuk mengimani 12 imam ma’shum, yang mana imam ma’shum pertama tersebut adalah Ali bin Abi Thalib, dan seterusnya hingga yang terakhir atau yang ke-12 adalah imam Mahdi. Persoalannya, imam Mahdi di sisi syi’ah adalah keturunan dari imam Husein bin Ali bin Abi Thalib. Nasab imam Mahdi versi syi’ah tersebut adalah :syi'ah

Muhammad al-Mahdi bin Hasan al-‘Askari bin Ali al-Hadi bin Muhammad al-Jawad bin Ali ar-Ridha bin Musa al-Kazhim bin Ja’far as-Shadiq bin Muhammad al-Baqir bin Ali as-Sajjad bin Husain as-Syahid bin Ali bin Abi Thalib as.

IMAM HASAN AL-ASKARI TERNYATA MANDUL MENURUT KITAB-KITAB SYIAH

Kitab-kitab Syiah telah menyatakan secara tegas bahwa Imam Hassan Al-Askari -Imam yang ke-11) itu tidak mempunyai anak, baik dari istrinya maupun selir-selirnya. Pada saat beliau wafat pada tahun 260 H., datanglah seluruh kerabatnya dan menemui seluruh isteri Imam Hasan. Ternyata mereka tidak menemukan dari mereka itu ada yang hamil, walaupun hanya seorang. Akhirnya seluruh kerabat Imam ini membagikan warisannya di antara ibunya dan seluruh saudara-saudaranya, yaitu Ja’far. (Lihat kitab Al-Kaafiyull Hujjah, jilid 1/505, kitab Al-Irsyaad Lil Mufiid, hal. 339, kitab Kasyful Ghummah, hal. 408, kitab Al-Fushuul Al-Muhimmah hal. 289, kitab Jalaa-ul Uyuun jilid 2/762 dan kitab A’laamul Wara karya Ath-Thabarsi hal. 377).

Sultan Persia pada saat itu pernah mengirim utusannya ke rumah Hasan Al-Askari untuk memeriksa istri-istrinya dan Jariyah-jariyahnya (budak yang digaulinya). Ternyata jelas lah baginya bahwa hasan Al-Askari itu memang tidak memiliki keturunan. (Al-Maqoolaat wal Firoq karya Al-Qummi hal. 102, dan kitab Al-Ghaibah karya AL-Thusi, hal. 74).

Oleh karena itu, Syaikh Syiah berkata, “Pada saat Imam Hasan Al-Askari masih hidup memang tidak mempunyai anak dan orang-orang pun tahu akan hal ini.” (kitab Al-Irsyaad, hal. 345, dan kitab A’lamul Wara karya Ath-Thabarsi hal. 380).

DENGAN BEGITU GUGURLAH KONSEP 12 IMAM MAS’SHUM ALA SYIAH.

TERNYATA IMAM MAHDI SYIAH ADALAH DAJJAL

Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu, sabda beliau Shalallahu ‘alaihiwasalam, “Dajjal akan keluar dari kota Yahudi Isfahan (Wilayah di Khurasan, Iran) bersama 70,000 penduduk Isfahan”. (Fath al-Rabbani Tartib Musnad Ahmad. Ibn Hajar berkata Shahih)

“Dajjal akan diikuti oleh 70.000 yahudi dari kota Isfahan (Nan), mereka memakai Al-Tayalisah”. (HR. Muslim)

BUKTI IMAM MAHDI SYIAH ADALAH DAJJAL DAN SYIAH = YAHUDI

a. Menggunakan Undang-Undang Yahudi (keluarga Daud)

Al-Qaim atau Imam Mahdi Shiah akan memerintah menurut undang-undang Nabi Daud dan keluarga Daud, menurut hadis Syi’ah dalam kitab al-Kafi karangan Abu Ja’far al-Kulaini, yang menurut Syiah merupakan kitab paling sahih daripada empat sumber dasar agama Syiah yang tidak boleh dipertikaikan oleh sesiapa pun. Semua yang mengikuti hadis Syiah akan menemui riwayat al-Kulaini dalam al-Kafi(Jil.1, m.s.387-398):

Ali ibn Ibrahim meriwayatkan dari – bapanya – dari ibn Abi Umair – dari Mansur – dari Fadhl al-Aour – dari Abi Ubaidah melaporkan : “Apabila al-Qaim dari keluarga nabi muncul, dia akan memerintah menurut undang -undang Daud dan Sulaiman.”

Muhammad ibn Yahya meriwayatkan dari Ahmad ibn Muhammad dari Muhammad ibn Sinan dari Abaan yang melaporkan : “Aku telah mendengar Abu Abdullah [a.s] berkata : ‘Dunia tidak lenyap (terjadinya kiamat) kecuali seseorang dari kami akan muncul dan akan memerintah menurut undang-undang keluarga Daud’”

Ahmad dari Ahmad ibn Muhammad dari Ibn Mahbub dari Hisham ibn Salim dari Ammar as Sabati melaporkan : “Aku bertanya kepada Abu Abdullah [a.s] : ‘Di atas undang-undang apa kamu akan memerintah jika kamu menjadi pemerintah.’ Dia menjawab : ‘Menurut undang-undang Tuhan dan undang-undang Daud. Dan jika kami berselisih dalam satu keadaan yang mana kami tidak dapat menyelesaikannya, Jibril (Ruh al-Qudus) akan mendedahkannya kepada kami.’”

Muhammad ibn Ahmad dari Muhammad ibn Khalid dari Nazr ibn Suwaid dari Yahya al Halabi dari Imran ibn A’yun dari Jaeed al-Hamdani dari Ali ibn al-Hussein [a.s] berkata : “Aku bertanya kepada beliau dengan undang-undang mana kamu akan menghukum ?” Beliau berkata : “Dengan undang-undang Daud, dan jika disana terdapat satu perkara yang tidak dapat diselesaikan, Jibril (Ruh al Quds) akan mendedahkannya kepada kami.”

Ahmad ibn Mahran [r.a] dari Muhammad ibn Ali dari Ibn Mahbub dari Hisham bin Salim dari Ammar as Sabati melaporkan : “Aku bertanya kepada Imam Abu Abdullah [a.s]: ‘Dengan undang-undang mana kamu akan memerintah ?’ Dia menjawab : ‘Dengan undang-undang Tuhan, dan undang-undang Daud.’”

b. Menggunakan Bahasa Hebrew

Lebih jauh lagi, Imam ke-12, Imam Mahdi Syiah akan bercakap dalam bahasa Hebrew (Yahudi) :

Ahmad ibn Muhammad ibn Saeed al Uqdah berkata : Ali ibn al-Hasan at-Taymali melaporkana kepada kami : al-Hasan dan Muhammad bin Ali ibn Yusuf berkata, dari Sa’daan ibn Muslim, Dari rijal (perawi-perawi yang ramai), dari al-Mufadhal ibn Umar berkata : Abu Abdullah [a.s] berkata : “Apabila Mahdi berdoa, dia akan berdoa kepada Tuhan dalam bahasa Hebrew.” [Al-Ghaybah an Nu’mani, p.326]

c. Yahudi akan mengikuti Imam Mahdi Syiah.

Menurut Syiah, Yahudi juga akan menjadi pengikut Imam Mahdi:
Sheikh al-Mufid telah melaporkan dalam kitabnya, Al-Irshaad dari al- Mufadhal ibn Umar bahawa Imam Abu Abdullah [a.s] telah berkata : “Di sana akan muncul bersama Imam Mahdi .. manusia dari bangsa nabi Musa (Israel).” [Al-Irshaad al-Mufid , m.s 402]

Menurut hadis dari kitab Al-Kafi karangan al-Kulaini, ketika ghaib Imam Mahdi belajar dari satu kitab yang bernama al-Jafr (salah satu kitab suci Syiah yang didakwa ditulis oleh Imam Ali a.s), yang mengandungi ajaran dari agama Israel :

Imam (a.s.) akan kekal bersembunyi untuk satu tempoh dan kemudian berkata, “Ditangan kami ada al-Jafr. Apakah mereka mengetahui apa itu al-Jafr?” Aku kemudian bertanya, “Apakah kandungan al-Jafr itu ?” The Imams (a.s.) menjawab, “Ia mengandungi ilmu para nabi dan pelaksana harapan-harapan mereka dan ilmu cerdik pandai orang-orang Israel terdahulu.” [al-Kafi, Hadith 635, Ch. 40, h 1]

d. IMAM MAHDI SYIAH AKAN MEROBOHKAN KA’BAH.
Al-Majlisi meriwayatkan, “Sesungguhnya al-Qaim akan merobohkan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sehingga rata tanahnya”. [ al-Majlisi, Bihar al-Anwar, jil. 52, m.s : 338 ] juga al-Tusi, al-Ghaibah, m.s 282 ]

Sumber :

Mulimina

  1. sen sen
    Desember 20, 2013 pukul 9:39 am

    tobat coy. jgn menyebarkan fitnah. dosanya ngalir terus dari tiap org yg baca, bahkan sekalipun km udah mati dan lagi disiksa di akhirat. tobat coy!

    Suka

  2. noname
    Februari 11, 2016 pukul 7:14 am

    Demi Allah swt….
    Orang yang menulis artikel ini adalah dajjal sebenarnya…
    Mulutnya busuk penuh Fitnah dan kebohongan…

    Suka

    • April 19, 2016 pukul 9:53 am

      Dan yang paling busuk adalah mereka2 yang berani menantang Allah dengan segala makarnya.

      Semoga Allah menjaga akidah kita.

      Amin..

      Suka

  3. alhakimalhakim
    Juni 13, 2016 pukul 5:26 am

    sultan mahmud mangkat di julang pun katanya takda anak,kalau kata ada anak itu akan di bunuh,pada hal anak sultan itu di bawa lari ke siak. begitu juga anak imam hassan,dilinndungi.kalau anak kamu penulis,sapa pun tak mau,bebal,bodoh dungu bahalol,tolol

    Suka

  4. HambaAllah
    September 19, 2016 pukul 12:56 pm

    Istighfar
    Yang tidak percaya akan datangnya Imam Mahdi berarti tidak percaya pada nabi kita, Muhammad (S.A.W).
    Hanya Allah yang tau perkara ghaib, dan kapan datang nya Imam Mahdi.
    Lebih baik kita diam dan menunggu dari pada memfitnah tanpa bukti.

    Suka

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tinggalkan komentar sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: