DI BALIK BENCANA

BanjirBismillahirrohmaanirrohiim….

Tentu kita sangat miris melihat atau mendengar berita di berbagai media tentang dahsyatnya bencana yang sedang melanda sebahagian wilayah indonesia, bahkan belahan dunia.
Di kampung pulo jakarta timur hampir mencapai 2 meter lebih banjir melanda, di manado 15 belas kecamatan habis dilalap oleh sang bandang.

Peristiwa dahsyat tersebut Menyebabkan banyak korban luka dan meninggal dunia juga bangunan yang berserakan tak tertata.
Hendaklah kita pandai mengambil pelajaran dari setiap peristiwa yang ada, mempersiapkan bekal sebanyak-banyaknya untuk perjalanan panjang yang pasti akan kita lalui. Jangan sampai berpisah dengan dunia ini kecuali dalam keadaan benar-benar beriman kepada Allah ta’ala. Bila tidak, kerugian abadi-lah yang akan kita dapatkan. Wal’iyadzu billah.

SEBAB ADANYA BENCANA DALAM AL-QUR’AN

Kekufuran dan kesyirikan merupakan salah satu faktor terbesar penyebab datangnya musibah/bencana. Hal ini dengan jelas dapat kita ketahui dari ayat-ayat al-Qur`an yang banyak menceritakan umat-umat terdahulu yang telah Allah ta’ala binasakan lantaran kekufuran mereka kepada-Nya.

Perhatikanlah kisah Fir’aun dan bala tentaranya yang Allah binasakan dengan ditenggelamkan di tengah lautan. Lihat pula kisah kaum Nabi Nuh ‘alaihissalam yang Allah timpakan banjir bandang yang tiada duanya. Lihat pula kisah Tsamud dan ‘Aad yang dibinasakan lantaran kekufuran mereka kepada Tuhan alam semesta. Dan masih banyak lagi kisah-kisah nyata lainnya, yang menjadi bukti nyata bahwa semakin jauhnya manusia dari Allah menjadi faktor datangnya kehancuran dan kebinasaan. Cukuplah semua itu menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Dan semua itu tercatat rapi di dalam ayat-ayat Ilahi yang begitu banyak sekali.

Allah ta’ala menyebutkan bahwa berbagai bencana yang terjadi di muka bumi, di darat dan di laut, dikarenakan oleh ulah tangan manusia, akibat perbuatan dosa mereka kepada-Nya. Sengaja Allah ta’ala timpakan kepada mereka, agar mereka kembali kepada jallan yang lurus. Allah ta’ala berfirman:

….ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ
Artinya :
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. ar-Rum: 41)

Semoga kita bisa mengambil Hikmah di balik bencana yang sedang kita hadapi, dan mau untuk mengambil pelajarannya dengan kembali kejalannya (Allah SWT).
Amin….

Wallahu A’lam…

Oleh : EL-KAMIL IBNU ISHAQ

  1. Februari 11, 2014 pukul 3:05 am

    Mari kita bersama muhasabah diri (Menghitung/berkaca diri)

    Suka

  1. No trackbacks yet.

Silahkan tinggalkan komentar sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: