SOMBONG

Bismillahirrohmaanirrohiim..images

Semoga Allah selalu membantu kita utk selalu berada di jalannya, Jalan yang ia ridloi hingga kita bisa mendapatkan kasih sayangnya yang indah dan berakhir di jannahnya yang penuh kenikmatan. Shalawat serta salam sentiasakan kita sampaikan kepada sang kekasih teragung Muhammad SAW, Keluarganya, sahabat, dan juga kita sebagai ummat yang mengasihinya.

Dalam kesempatan kali ini insya Allah (Semoga Allah membantu) kita akan membahas tentang salah satu penyakit yang paling berbahaya bagi siapapun yakni penyakit hati (Sombong, Angkuh).


DOSA YANG PERTAMA ADALAH SOMBONG

Dosa pertama menurut ulama Salafu As-solih yang dilakukan oleh IBLIS adalah sombong, Hal ini berpacu pada ayat Allah dalam surah Al-baqoroh ayat 34 وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لأَدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الكَافِرِينَ  (“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kalian kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur (sombong) dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir“).

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, 1/114 cetakan Al-Maktabah At-taufiqiyyah Qotada berkata tentang ayat ini  “Iblis hasad kepada Adam ‘alaihis salaam dengan kemuliaan yang Allah berikan kepada Adam. Iblis mengatakan, “Saya diciptakan dari api sementara Adam diciptakan dari tanah”. Kesombongan inilah dosa yang pertama kali terjadi . Iblis sombong dengan tidak mau sujud kepada Adam”

MACAM-MACAM KESOMBONGAN

Sombong Kepada Al-Haq (Kebenaran)

Ketidak mauan menerima kebenaran dari siapapun tanpa terkecuali walaupun hati kecilnya mengatakan bahwa apa yang ada di hadapannya merupakan kebenaran yang benar, bukan kebenaran yang di benarkan dari kesalahan. Orang-orang yang tidak menerima kebenaran akan Dien yang benar adalah islam, dan tidak mau menerima kebenaran Al-qur’an secara penuh maka ia telah menjadi seorang yang kafir dan tentu tempat terakhirnya adalah neraka.

Sombong Kepada Makhluk

Kesombongan kepada makhluk adalah kesombongan yang paling seringkali kita jumpai, baik dari orang lain atau dari diri kita sendiri yang kita tidak sadari, Meremehkan orang lain, menganggap orang lain tidak memiliki kemampuan di atas dirinya, Menganggap diri lebih tinggi derajatnya, merasa diri paling mulia dan merasa diri sendiri yang paling bisa akan sesuatu hal itu kesemuanya sebahagian dari contoh bentuk dari kesombongan kepada makhluk walaupun di lakukan dengan ucapan atau perlakuan atau tindakan. Rasulullah Muhammad SAW bersabda : بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ  (“Cukuplah seseorang dikatakan berbuat jahat jika ia menghina saudaranya sesama muslim” (H.R. Muslim 2564). (Bahjatu Qulubill Abrar, hal 195)

LARANGAN BERBUAT SOMBONG

Begitu banyak larangan untuk berbuat sombong di dalam Al-qur’an, Diantaranya dalam surah Luqman : 18 : وَلاَ تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلاَ تَمْشِ فِي اللأَرْضِ مَرَحاً إِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَجُوْرٍ     “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)

ANCAMAN BAGI PELAKU SOMBONG

  • Dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Muslim ada sebuah kisah yang terkena azab karena kesombongannya sendiri. أَنَّ رَجُلاً أَكَلَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِشِمَالِهِ فَقَالَ « كُلْ بِيَمِينِكَ ». قَالَ لاَ أَسْتَطِيعُ قَالَ « لاَ اسْتَطَعْتَ ». مَا مَنَعَهُ إِلاَّ الْكِبْرُ. قَالَ فَمَا رَفَعَهَا إِلَى فِيهِ.  “Ada seorang laki-laki makan di samping Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tangan kirinya. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Makanlah dengan tangan kananmu!” Orang tersebut malah menjawab, “Aku tidak bisa.” Beliau bersabda, “Apakah kamu tidak bisa?” -dia menolaknya karena sombong-. Setelah itu tangannya tidak bisa sampai ke mulutnya” (H.R. Muslim no. 3766).
  • Dari Abdullah bin Mas’ud ra dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda: “Tidak akan masuk sorga orang yang di dalam hatinya ada sifat sombong walaupun hanya sebesar atom.” Ada seorang laki-laki berkata: “Sesungguhnya seseorang itu suka memakai pakaian yang bagus dan sandal/sepatu yang bagus pula.” Nabi Muhammad saw kembali bersabda: “Sesungguhnya Allah itu indah, suka pada keindahan. Sombong itu menolak kebenaran dan merendahkan sesame manusia.” (HR. Muslim)
  • Dari Haritsah bin Wahb ra berkata: “Saya mendengar Nabi Muhammad saw bersabda, “Maukah kamu sekalian aku beritahu tentang ahli neraka? Yaitu setiap orang yang kejam, rakus, dan sombong.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Dari Abu Hurairah ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda, Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung berfirman: “Kemuliaan adalah pakaianKu dan kebesaran adalah selendangKu, maka barangsiapa yang menyaingi Aku dalam salah satunya maka Aku pasti akan menyiksanya.” (HR. Muslim)

Semoga kita di jadikan hamba-hamba Allah yang sentiasa menjauhi sifat yang akan membuat kita merugi di hari jaza nanti. Semoga Allah sentiasa menurunkan rahman dan rahimnya utk kita juga anak cucu seta keturunan kita dalam islam yang di ridloinya. Amin ya Rabbal ‘Alamin..

Wallahu A’lamu.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Silahkan tinggalkan komentar sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: