Beranda > 'AMALIYAH, Al-qur'an, BERITA, NASIHAT UTK KITA, Pendidikan anak muslim, Terbaru > DALAM PILKADA BANYAK PENANTANG ALLAH

DALAM PILKADA BANYAK PENANTANG ALLAH

PENANTANG ALLAH DAWAH INSAN MUDA

Sebagaimana kita ketahui bahwa perebutan kursi DKI 1 yang akan dihelat pada 1 tahun kedepan sudah terasa aroma persaingan diantara masing-masing bakal calon gubernur yang telah ada.Segala jalur persaingan untuk meraih simpati masyarakat pun ditempuh oleh masing-masing bakal calon. Termasuk dengan penggiringan opini bahwa persaingan dgn isu sara adalah hal yang tdk mencerminkan jiwa yg jujur dan tdk baik, Namun mereka yg mengatakan itulah yang pertama kali mlabrak (Menggunakan cara itu).

Contoh, Bahwa tdk boleh dalam meraih simpati masrakat dgn cara menjual / membawa-bawa agama. Namun ternyata yg pertama melakukan pelanggaran itu adalah mereka-mereka yang saat ini kita ketahui bersama, Dengan membawa opini menyesatkan (Menjual agama) mereka telah lakukan jauh-jauh hari sebelum lahirnya bakal calon gubernur yang lain.

Terlepas dari hal diatas, Sebagai seorang muslim tentu kita memiliki pedoman yang secara pertikal langsung terhubung kpd sang pencipta makhluk dialam dunia ini yakin Al-qur’an.

Salah satu kewajian seorang muslim adalah menaati segala perintah Allah dan menjahui (Meninggalkan) segala apa yang telah dilarang oleh Allah SWT, Dengan demikina terbentuklah jiwa seorang muslim yang bertaqwa dengan predikat “MANUSIA TERBAIK” dan mendapat jaminan tempat (Syurga) di yaumil Jaza nanti.

Dan diantara perintah Allah yang sangat banyak tertulis dalam Al-qur’an adalah, Perintah untuk tidak memilih pemimpin dari orang-orang yang tidak seiman, (Perintah ini juga berarti larangan keras dari Allah). Sebagaimana firman Allah dalam Al-qur’an Surat An-nisa Ayat 144 :

۞ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّخِذُوا۟ ٱلْيَهُودَ وَٱلنَّصَٰرَىٰٓ أَوْلِيَآءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ وَمَن يَتَوَلَّهُم مِّنكُمْ فَإِنَّهُۥ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ

‘Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”. (An-nisa : 144)

Juga Allah berfirman dalam surat Al-maidah Ayat 57 :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّخِذُوا۟ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِّنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلِكُمْ وَٱلْكُفَّارَ أَوْلِيَآءَ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman”. (Al-maidah :57)

Jelas Bahwa ayat diatas merupakan perintah Allah kpd kita sebagai seorang muslim yang memiliki AKAL SEHAT untuk tidak memilih orang-orang yg tidak seiman dgn kita unuk dijadikan pemimpin kita.

Setiap perintah Allah kepada Hambanya (Muslim yang memiliki akal sehat) adalah wajib untuk dilaksanakan, Dan disaat kita tidak menjalankannya tentu kita telah menjadi manusia yang membangkan perintah Allah dengan kata lain adalah MENANTANG PERINTAH ALLAH.

Nauzubillah Min Dzalik…

Semoga kita masih memiliki akal sehat agar tidak sampai berani MENANTANG ALLAH, Karena saiapalagi yang lebih hina di dunia ini selain ORANG-ORANG YANG MENANTANG ALLAH.

Maka wahai Muslim dimanapun, Ketahuilah bahwa :

  • Perintah Allah adalah suatu kewajiban yang harus kita jalankan.
  • Kita akan menuai kenikmatan di Hari akhir selama kita menjalankan kewajiban sbagai seorang muslim selama didunia.
  • Janji Dan ancaman  Allah adalah sesuatu yang pasti kpd mereka2 yg berani membangkan perintahnya (PENANTANG ALLAH)
  • Tiada kenikmatan yang lebih baik selain kenikmatan di hari akhir.
  • Kita masih memiliki kesempatan untuk TIDAK MENANTANG ALLAH dan menjadi manusia terbaik dihadapan Allah, Serta meraih kenikmatan di Hari Akhir.

 

Ingat. Jangan sampai kita menjadi PENANTANG ALLAH.

Wallahu A’lam.

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Silahkan tinggalkan komentar sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: