Umrah Di Bulan Ramadhan

Umrah Ramadhan

UMRAH PADA BULAN RAMADHAN

Oleh
Majdi As-Sayyid Ibrahim

قَالَ اِبْنُ عَبَّا سٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ رَسُوْ لُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ لاِءِمْرَأَةٍ مِنَ اْلأَنْصَارِ : مَا مَنَعَكَ أَنْ تَحُجِّى مَعَنَا؟، قَالَتْ : كَانَ لَنَا نَاضِحٌ، فَرَكِبَهُ أَبُوْ فُلاَنٍ، وَابْنَهُ، لِزَوْجِهَا، وَابْنِهَا، وَتَرَكَ نَاضِحَا نَنْضَحُ عَلَيْهِ. قَالَ : فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيْهِ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةً

“Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma berkata, ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada seorang wanita dari kalangan Anshar, ‘Apa yang menghalangimu untuk haji bersama kami?’ Wanita itu menjawab, ‘Kami mempunyai onta yang kami pergunakan untuk mengairi. Lalu Abu Fulan menaikinya, begitu pula anak onta itu bagi istrinya dan anaknya, dan dia meninggalkan seekor unta agar dipergunakan untuk mengairi’. Beliau berkata, ‘Apabila datang bulan Ramadhan, maka umrahlah pada bulan itu, karena umrah pada bulan Ramadhan serupa dengan haji” [1]. …Selengkapnya->

ISLAM BUKAN BUDAYA ARAB

dakwah-insan-muda

Oleh

Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.

Akhir-akhir ini kita sering diperdengarkan sebuah istilah baru dalam penyebutan sebuah konsep beragama dengan istilah; Islam Nusantara. Istilah ini mulai mengemuka setelah penggunaan langgam Jawa dalam tilawah al-Qur’an pada tanggal 17 Mei Tahun 2015 di Istana Negara. Kejadian tersebut menuai kritik dari berbagai kalangan. Kejadian tersebut bukan sebuah kejadian tanpa disengaja, akan tetapi itu merupakan sebuah konsep yang akan digulirkan oleh Menteri Agama RI! Kemudian istilah ini lebih mengelinding lagi bagaikan bola salju ketika muktamar NU ke-33 di Jombang mengambil tema: “Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia”. Alhasil isu Islam Nusantara menjadi topik yang ramai diperbincangkan oleh banyak pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh politik dan kalangan akademisi. Akan tetapi berbagai tanggapan dan pendapat seputar Islam Nusantara belum juga bisa didudukan dengan jelas, karena memang salah satu target dari pencetusan ide ini adalah untuk menimbulkan kebingungan yang berkepanjangan di tengah masyarakat. Karena Istilah Islam Nusantara, disatu sisi bisa benar dan pada sisi lain salah, alias samar-samar (Mutasyâbih). Kalau kita umpamakan istilah Islam Nusantara bagaikan ular berkepala belut, mau dikatakan halal ada unsur haramnya, sebaliknya jika dikatakan haram ada pula unsur halalnya. Baca lebih lanjut

Wanita Yang Tak Wajib Berhijab

yang-tak-wajib-berhijabOleh

Ustadz Said Yai Ardiansyah, Lc MA

وَالْقَوَاعِدُ مِنَ النِّسَاءِ اللَّاتِي لَا يَرْجُونَ نِكَاحًا فَلَيْسَ عَلَيْهِنَّ جُنَاحٌ أَنْ يَضَعْنَ ثِيَابَهُنَّ غَيْرَ مُتَبَرِّجَاتٍ بِزِينَةٍ ۖ وَأَنْ يَسْتَعْفِفْنَ خَيْرٌ لَهُنَّ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Dan wanita-wanita tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tidak ingin kawin (lagi), mereka tidak berdosa untuk menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan. Dan menjaga kesucian diri mereka adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allâh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. [An-Nûr/24:60]

TAFSIR RINGKAS

(Dan wanita-wanita tua yang telah terhenti), maksudnya adalah para wanita yang tidak lagi memiliki niat untuk berhubungan suami is Baca lebih lanjut

GP Ansor Beri 3 Hari Untuk Ahok

gp-ansor-beri-waktu-3-hari-untuk-ahokDAKWAH INSAN MUDA | Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor cabang Jember tidak bisa menerima perlakuan terdakwa perkaraan penistaan agama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan tim pengacaranya terhadap Rois Aam Pengurus Besar (PB) NU KH Ma’ruf Amin dalam persidangan kemarin.

“Sikap dan perlakuan itu kasar, sarkastik, melecehkan, dan menghina marwah Nahdlatul Ulama,” kata Ketua GP Ansor Jember Ayub Junaidi, Rabu (1/7/2017).

“GP Ansor mengecam keras ucapan Ahok yang melecehkan KH Ma’ruf Amin dengan menyatakan beliau tidak pantas menjadi saksi karena tidak objektif, menuduh bohong, dan mengancam KH Ma’ruf Amin,” kata Ayub.
Baca lebih lanjut

DOKUMENTASI AKSI SUPER DAMAI 212 | LAPORAN KEUANGAN

aksi-super-damai-dakwah-insan-muda

BISMILLAHIRROHMAANIRROHIM…

Puji syukur kehadrat Allah Subhanatu Wata’ala, yang telah memberikan kelancaran atas segala urusan kita sebagai hambanya. Solawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan selalu kpd nabi besar muhammad Shollallahu ‘Alaihi wasallam.

Dengan senang hati kami yang tergabung dalam komunitas DIM (Dakwah Insan Muda) ikut serta dalam perjuangan penuntutan penegakan hukum yang dikomandoi oleh GNPF MUI dan para ulama dengan tema “AKSI SUPER DAMAI GELAR SAJADAH” yang banyak juga orang menamai dengan “AKSI 212”

Kami, Komunitas Dakwah Insan Muda ikut serta dalam barisan dengan memposisikan diri sebagai relawan penyaluran logistik untuk para peserta aski, seperti : Air Mineral, Obat-obatan / kesehatan, roti, nasi bungkus, nasi box, kopi, es jeruk dll.

Adapun dana yang digunakan untuk penyaluran bersumber dari para donatur yang telah memberikan kepercayaannya kepad kami. berikut laporan keuangan yang terkumpul dan pengelauarannya.
aksi-damai-pengeluaran-uang

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian harta dan tenaganya demi sukses dan lancarnya Aksi Super Damai kemarin.

Semoga Allah menjadikan nilai ibadah yang akan menjadi saksi di hari akhir nanti, juga semoga segera menggantikannya dengan nilai yang berlipat nan penuh keberkahan.

Aaaminn….

3 Desember 2016

aksi-damai-gelar-sajadah-212
aksi-damai-gelar-sajadah-212-dakwah-insan-muda-2

aksi-damai-gelar-sajadah-212-dakwah-insan-muda