Archive for the ‘AMALIYAH Category

BUKAN SALAH BINATANG

Posted in 'AMALIYAH, Heboh, Terbaru with tags , , , , on Februari 12, 2018 by Adm Support
Kesalahan-Binatang
BUKAN SALAH BINATANG
Pribahasa menyatakan : “Orang bijak tidak akan pernah mau jatuh kelubang yang sama”.
Begitu pula dengan mereka-mereka yang pernah di gigit ular / binatang buas lainnya. Sulit untuk menghilangkan rasa Traumanya, walaupun binatang itu seimut upin atau selucu Doraemon.
Iklan

INFO HAJI 2017 : Kloter Pertama Berangkat 6 Agustus 2017

Posted in 'AMALIYAH, Haji 2017 - 2018, Terbaru with tags , , , , , , , , , , , , , on Juli 27, 2017 by Adm Support

HTK TOUR Indonesia | Info Umrah JAKARTA — Pemerintah memperkirakan rombongan / Kloter pertama musim haji 2017 diberangkatkan 6 Agustus 2017. Puan Maharani, Menterian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengatakan seperti sebelumnya pemerintah menerapkan dua gelombang keberangkatan dengah tujuan pendaratan berbeda bagi jemaah calon haji.

Gelombang pertama akan diberangkatkan melalui Madinah. Baca lebih lanjut

Masjid Al Aqsa Memanas, Raja Salman Ajak Muslim di Dunia Ikut Tanggung Jawab

Posted in 'AMALIYAH, Haji 2017 - 2018, Heboh, Pendidikan anak muslim, Terbaru, TRIK MUSLIM SEJATI, undangan with tags , , , , on Juli 24, 2017 by Adm Support
raja2bsalman2bhtk2btour2bindonesiaRaja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud (INT)

HTK TOUR Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud telah membuka pembicaraan langsung dengan seorang pejabat tinggi Amerika Serikat, untuk memastikan dibukanya kembali Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

Menurut sebuah laporan Elaph yang dikutip Arab News, Raja Salman telah melakukan pembicaraan empat mata dengan pejabat AS yang memiliki kedekatan dengan urusan luar negeri Israel itu. Baca lebih lanjut

Umrah Di Bulan Ramadhan

Posted in 'AMALIYAH, Hadist, Terbaru, TRIK MUSLIM SEJATI, Umrah 2018 on Mei 8, 2017 by Adm Support

Umrah Ramadhan

UMRAH PADA BULAN RAMADHAN

Oleh
Majdi As-Sayyid Ibrahim

قَالَ اِبْنُ عَبَّا سٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، قَالَ رَسُوْ لُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ لاِءِمْرَأَةٍ مِنَ اْلأَنْصَارِ : مَا مَنَعَكَ أَنْ تَحُجِّى مَعَنَا؟، قَالَتْ : كَانَ لَنَا نَاضِحٌ، فَرَكِبَهُ أَبُوْ فُلاَنٍ، وَابْنَهُ، لِزَوْجِهَا، وَابْنِهَا، وَتَرَكَ نَاضِحَا نَنْضَحُ عَلَيْهِ. قَالَ : فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيْهِ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةً

“Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma berkata, ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada seorang wanita dari kalangan Anshar, ‘Apa yang menghalangimu untuk haji bersama kami?’ Wanita itu menjawab, ‘Kami mempunyai onta yang kami pergunakan untuk mengairi. Lalu Abu Fulan menaikinya, begitu pula anak onta itu bagi istrinya dan anaknya, dan dia meninggalkan seekor unta agar dipergunakan untuk mengairi’. Beliau berkata, ‘Apabila datang bulan Ramadhan, maka umrahlah pada bulan itu, karena umrah pada bulan Ramadhan serupa dengan haji” [1]. …Selengkapnya->

ISLAM BUKAN BUDAYA ARAB

Posted in 'AMALIYAH, Al-qur'an, Hadist, NASIHAT UTK KITA, Pendidikan anak muslim, Sosial, Terbaru on Februari 7, 2017 by Adm Support

dakwah-insan-muda

Oleh

Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.

Akhir-akhir ini kita sering diperdengarkan sebuah istilah baru dalam penyebutan sebuah konsep beragama dengan istilah; Islam Nusantara. Istilah ini mulai mengemuka setelah penggunaan langgam Jawa dalam tilawah al-Qur’an pada tanggal 17 Mei Tahun 2015 di Istana Negara. Kejadian tersebut menuai kritik dari berbagai kalangan. Kejadian tersebut bukan sebuah kejadian tanpa disengaja, akan tetapi itu merupakan sebuah konsep yang akan digulirkan oleh Menteri Agama RI! Kemudian istilah ini lebih mengelinding lagi bagaikan bola salju ketika muktamar NU ke-33 di Jombang mengambil tema: “Meneguhkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia”. Alhasil isu Islam Nusantara menjadi topik yang ramai diperbincangkan oleh banyak pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh politik dan kalangan akademisi. Akan tetapi berbagai tanggapan dan pendapat seputar Islam Nusantara belum juga bisa didudukan dengan jelas, karena memang salah satu target dari pencetusan ide ini adalah untuk menimbulkan kebingungan yang berkepanjangan di tengah masyarakat. Karena Istilah Islam Nusantara, disatu sisi bisa benar dan pada sisi lain salah, alias samar-samar (Mutasyâbih). Kalau kita umpamakan istilah Islam Nusantara bagaikan ular berkepala belut, mau dikatakan halal ada unsur haramnya, sebaliknya jika dikatakan haram ada pula unsur halalnya. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: