Arsip

Archive for the ‘Nasihat Rasulullah’ Category

Ciri Orang Beriman : Berkata Baik Atau Diam

Berkata Baik Atau Diam

“Berkata benar akhlak yang mulia, sifat terpuji, semua orang suka. Berbohong menipu, sifat yang tercela, di dunia lagi terima balasannya,” demikian bait nasyid yang dinyanyikan oleh Umam yang berjudul “Berkata Benar.”

Seperti jamak dipahami, tak satu pun orang mau apalagi rela dibohongi. Oleh karena itu, pantas dan tepat jika Islam memasukkan urusan bicara ini sebagai bagian dari ajaran yang setiap Muslim mesti memperhatikan dan mengamalkanya.

Namun demikian, sekalipun perintah ini terlihat sederhana dan semua orang memahaminya, tidak menutup kemungkinan ada saja orang yang dalam kehidupannya menjadikan kebohongan sebagai jalannya mengais rezeki.

Bahkan, karena potensi ini bisa menghantam siapa saja, awam sampai alim, rakyat hingga pejabat, dan pekerja takat pengusaha.

Baca: Umroh Murah LQ ( Lailatul QOdar )

 

Dengan demikian, penting bagi setiap Muslim berhati-hati dalam berbicara. Jangan asal alias tanpa ilmu dan data, apalagi secara sengaja ingin memutarbalikkan fakta, mempropagandakan kebohongan agar diterima sebagai kebenaran, dan lain sebagainya.

Jika itu sampai dilakukan, maka akan berdampak serius bagi kesempurnaan iman di dalam hati.  Rasulullah SAW Bersabda :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia mengucapkan sesuatu yang baik atau diam.  (HR. Bukhari).

Baca: Umroh Murah November 2018

Dr. Aid Abdullah Al-Qarny dalam bukunya “Beginilah Zaman Mengajari Kita” menuliskan, “Sebenarnya kita membutuhkan latihan yang panjang untuk berbicara dengan orang lain, serta butuh pengalaman yang luas dalam menyampaikan dan memberi pengaruh.”

Hal tersebut bisa dipahami, mengingat berbicara tanpa ilmu apalagi di depan publik akan semakin memelorotkan wibawa diri.

Tidak masalah jika itu dilakukan oleh orang kafir (orang yang menutup diri dari beriman kepada Allah dan Rasul-Nya). Tetapi, bagaimana jika itu adalah seorang Muslim.

Mohammad Fauzil Adhim melalui aku twitternya @kupinang mencuit, “Cara terbaik mempertontonkan kebodohan adalah membantah tanpa ilmu. Tetapi yang lebih fatal lagi apabila melecehkan tanpa data, unjuk kebolehan pada sisi yang ia paling lemah. Padahal kekuatan terbesar orang yang dibantah justru di bagian itu.”

Dengan demikian, mulailah berlatih dengan penuh komitmen untu bertanggungjawab dengan kata-kata atau pembicaraan yang kita lakukan, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Sebab Islam merupakan sistem nilai, yang sudah semestinya difungsionalisasikan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Baca: Umroh Murah Awal Ramadhan 2018

Andai kata, setiap Muslim mampu menjaga lisannya, tidak berkata kecuali yang baik, tentu negeri ini akan berada dalam kesejukan. Dan, setiap upaya profokasi yang hendak memecah belah umat dan mendiskreditkan ajaran Islam, secara langsung bisa digagalkan.

Suharsono dalam bukunya “Mencerdaskan Anak” menegaskan bahwa setiap orang tua sangat perlu mencermati, apa-apa saja yang sering dikatakan oleh buah hati.

“Apakah kata-katanya cukup sopan, tidak jorok atau sekadar trendy. Anak-anak yang berpotensi sebagai anak cerdas, tidak mudah dipengaruhi hal-hal semacam itu.”

Pertanyaannya bagaimana generasi Muslim bisa seperti itu bisa hadir, tentu saja ketika para orang tua konsen memperhatikan pembicaraan yang setiap orang melakukannya dari waktu ke waktu sepanjang hayat.

Semoga Allah menjaga lisan kita dari berkata tidak baik, banyak bicara yang sia-sia, berujar yang provokatif dan gemar sekali memancing terjadinya pertikaian dan pertengkaran, Seolah diri paling benar dari semua yang ada.

Wallahu A’lam.

 

Tag : Umroh Murah Maret 2018  | Umroh Murah April 2018 | Umroh Murah Mei 2018 | Umroh Murah Awal Ramadhan 2018 | Umroh Murah Lailatulqodar 2018 | Umroh Murah Ramadhan 2019 | Umroh Murah Bulan Syawal 2018 – 2019 |

Iklan

DOKUMENTASI AKSI SUPER DAMAI 212 | LAPORAN KEUANGAN

3 Des 2016 4 komentar

aksi-super-damai-dakwah-insan-muda

BISMILLAHIRROHMAANIRROHIM…

Puji syukur kehadrat Allah Subhanatu Wata’ala, yang telah memberikan kelancaran atas segala urusan kita sebagai hambanya. Solawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan selalu kpd nabi besar muhammad Shollallahu ‘Alaihi wasallam.

Dengan senang hati kami yang tergabung dalam komunitas DIM (Dakwah Insan Muda) ikut serta dalam perjuangan penuntutan penegakan hukum yang dikomandoi oleh GNPF MUI dan para ulama dengan tema “AKSI SUPER DAMAI GELAR SAJADAH” yang banyak juga orang menamai dengan “AKSI 212”

Kami, Komunitas Dakwah Insan Muda ikut serta dalam barisan dengan memposisikan diri sebagai relawan penyaluran logistik untuk para peserta aski, seperti : Air Mineral, Obat-obatan / kesehatan, roti, nasi bungkus, nasi box, kopi, es jeruk dll.

Adapun dana yang digunakan untuk penyaluran bersumber dari para donatur yang telah memberikan kepercayaannya kepad kami. berikut laporan keuangan yang terkumpul dan pengelauarannya.
aksi-damai-pengeluaran-uang

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian harta dan tenaganya demi sukses dan lancarnya Aksi Super Damai kemarin.

Semoga Allah menjadikan nilai ibadah yang akan menjadi saksi di hari akhir nanti, juga semoga segera menggantikannya dengan nilai yang berlipat nan penuh keberkahan.

Aaaminn….

3 Desember 2016

aksi-damai-gelar-sajadah-212
aksi-damai-gelar-sajadah-212-dakwah-insan-muda-2

aksi-damai-gelar-sajadah-212-dakwah-insan-muda

Juan Nakromah : “Gimana Mau Sopan coy.. Kayak Gak Tau Orang Jakarta Aja”.


Pilkada DKI 2017 Masih beberapa bulan lagi, namun panasnya peperangan opini di media sosial semakin terasa.

Seperti yg terjadi di media sosial terbesar yakni “Facebook” beberapa pengguna Facebook telah saling berkomentar disalah satu postingan grup Facebook yg menyinggung salah satu calon gubernur DKI.

Ya, disana terlihat ada seseorang yang menarik perhatian publik dgn mengatakan (Walau tdk secara langsung) bahwa orang Jakarta tidak bisa di sopanin atau berbuat sopan.

 “Gimana Mau disopanin choy, kayak gk tau orang Jakarta Aja” sahut pengguna Facebook yg bernama @Juan Nakromah

Sontak, pernyataanya itu dibantah oleh seorang pengguna Facebook lainnya:

“Maksud anda org Jakarta gk bisa sopan??”

Ayo main ke porum BETAWI teh, biar tau bagaimana keindahan dari sopan santunnya org Jakarta” sahut pengguna Facebook yg bernama @El-Kamil Ibnu Ishaq.

Dalam memilih pemimpin memang hak siapapun untuk menjatuhkan pilihannya kpd siapapun.

Namun ketahuilah bahwa sebagai ummat muslim juga memiliki hak untuk mnjalankan keyakinan dlm agamanya.

Diantaranya adalah berdakwah, Mendakwahkan kebenaran , diantaranya adalah Allah MELARANG UMMAT ISLAM MEMILIH PEMIMPIN NON MUSLIM.

Jika kita sebagai ummat Islam masih memilih non muslim sebagai seorang pemimpin, Maka kekuatan apa yang Anda miliki?? 

Karena Anda jelas-jelas tengah MENANTANG ALLAH.

Pahamilah wahai muslim yg tersesat karena logika yang menyesatkan.

Karena yg namanya akidah tidak bisa disandingkan dgn LOGIKA.
Wallahu A’lam….

OBROLAN RASULULLAH & IBLIS

Rasulullah bertanya :
Apa yg kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku hendak sholat
Iblis menjawab :
Aku merasa panas dingin dan Gementar
Rasulullah : “kenapa?”
Iblis : Baca selanjutnya…

%d blogger menyukai ini: